Sejumlah 30 merek fesyen modest Indonesia akan ambil bagian dalam puncak acara Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2025 yang dijadwalkan berlangsung dari 9 hingga 12 Oktober 2024 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten.
Partisipasi merek-merek tersebut merupakan hasil dari seminar dan kurasi yang diselenggarakan di empat kota oleh Kementerian Perdagangan, bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yang bertajuk “Road To JMFW 2025”.
Merry Maryati, Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Kementerian Perdagangan, menyoroti pentingnya JMFW 2025 sebagai kesempatan bagi pelaku usaha untuk menjalin hubungan dengan pembeli lokal dan internasional, sehingga produk-produk fesyen Indonesia dapat bersaing di pasar global.
Acara Road to JMFW di Bogor, Jawa Barat, mengangkat tema “Indonesia as The Center of Global Modest Fashion”, sejalan dengan ambisi Indonesia untuk menjadi pusat fesyen modest dunia.
Direktur Kuliner, Kriya, Desain, dan Fesyen Kemenparekraf, Yuke Sri Rahayu, menegaskan bahwa kolaborasi antara Kementerian Perdagangan dan Kemenparekraf akan mendukung visi Indonesia sebagai pusat fesyen modest global.
Sementara itu, Nur Asia Uno, sebagai kurator tamu, mengapresiasi upaya kolaboratif antara Kementerian Perdagangan dan Kemenparekraf, yang diharapkan dapat memperkuat ekosistem fesyen modest Indonesia dan membuka peluang lapangan kerja baru.
Menyikapi hal tersebut, Putu Rahwidhiyasa dari Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) menyatakan bahwa pengembangan fesyen modest merupakan salah satu prioritas pemerintah untuk meningkatkan ekspor produk halal.
Atya Atya Sardadi, Chief Marketing Officer, juga membagikan kesuksesan perusahaan dalam menarik perhatian pembeli dari Timur Tengah dan Eropa setelah berpartisipasi dalam Paris Fashion Week, yang difasilitasi oleh JMFW.
Dalam konteks ini, Indah Widhiastuti, sebagai produsen produk kosmetik, menegaskan komitmennya untuk mendukung promosi fesyen Indonesia di pasar global, sejalan dengan inisiatif JMFW 2025 yang didukung oleh pemerintah dan lembaga terkait lainnya.
Sebelumnya, JMFW 2024 berhasil menarik lebih dari 214 desainer dan mencatat transaksi senilai USD 20,1 juta, menunjukkan potensi besar acara tersebut dalam mempromosikan industri fesyen modest Indonesia.



