KKP Melibatkan Masyarakat dalam Pelestarian Terumbu Karang!

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggandeng Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi (KOMPAK) untuk menjaga terumbu karang di kawasan konservasi. Mereka diberikan berbagai pelatihan dasar, termasuk teknik pemantauan terumbu karang, penggunaan peralatan selam, dan peningkatan keterampilan penyelaman.

Menurut Direktur Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut, Firdaus Agung, keterlibatan masyarakat di kawasan konservasi sangat penting karena mereka memiliki kepentingan dalam pemanfaatan sumber daya di area tersebut, mulai dari penangkapan ikan hingga pariwisata. Kerjasama dengan kelompok masyarakat ini dianggap krusial untuk menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan.

KKP memiliki target untuk menyalurkan 20 paket bantuan konservasi kepada Kelompok KOMPAK, sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut Nomor 71 Tahun 2023. Hal ini bertujuan untuk mendukung upaya kelompok dalam kegiatan konservasi.

Dalam konteks peningkatan kapasitas masyarakat, Derta Prabuning dari Yayasan Reef Check Indonesia menyatakan bahwa hal tersebut akan membantu masyarakat memahami lebih dalam ekosistem terumbu karang. Ini akan memungkinkan mereka untuk memberikan informasi yang berharga kepada pihak terkait, termasuk pengelola kawasan dan Kementerian, terkait pemutihan karang dan perubahan iklim.

Sementara itu, John Edward Sijabat, seorang instruktur selam, menggarisbawahi pentingnya menjadi penyelam untuk menikmati dan merawat terumbu karang, yang telah memberikan manfaat besar bagi kehidupan manusia.

Adip Setiawan dari Pavona Dive, salah satu penerima bantuan KOMPAK, menyambut baik pengetahuan baru tentang pemantauan terumbu karang yang akan bermanfaat bagi kelompok dan wilayahnya di Pulau Siantan, Kabupaten Anambas.

Kebijakan KKP, seperti yang disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, menegaskan pentingnya konservasi laut dalam memulihkan ekosistem perairan. Strategi ini diharapkan dapat menjaga kesehatan dan produktivitas laut, sehingga mendukung implementasi ekonomi biru di Indonesia.

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Create a new perspective on life

Your Ads Here (365 x 270 area)
Latest News
Categories

Subscribe our newsletter

Purus ut praesent facilisi dictumst sollicitudin cubilia ridiculus.

Home
Search
Explore
Menu
×