Indonesia Hadiri Sidang MSC ke-109 di London: Fokus pada Keamanan dan Keselamatan Maritim Global

Sidang Maritime Safety Committee (MSC) ke-109 yang digelar di London menghadirkan berbagai pembahasan strategis terkait keselamatan pelayaran dan keamanan maritim. Acara ini dipimpin oleh Mayte Medina dari Amerika Serikat, didampingi oleh Wakil Ketua Capt. Theofilos Mozas dari Yunani. Delegasi Indonesia turut ambil bagian dalam diskusi penting ini, dipimpin oleh Capt. Maltus Jackline Kapistrano, Kepala Sub Direktorat Keselamatan Kapal Kementerian Perhubungan.

Delegasi Indonesia Aktif Berkontribusi
Selain Capt. Maltus, delegasi Indonesia juga diwakili oleh Capt. Hasan Sadili, Kepala Sub Direktorat Angkutan Laut Dalam Negeri, serta perwakilan dari Pushidros TNI AL, PT Biro Klasifikasi Indonesia, PT Bahtera Adhiguna, dan staf Kemenhub serta Kedutaan Besar RI di London. Partisipasi ini menegaskan peran aktif Indonesia dalam membangun regulasi maritim internasional.

Bahas Amandemen Kode IGC dan IGF: Fokus pada Kapal Ramah Lingkungan
Salah satu agenda utama sidang MSC adalah pembahasan amandemen Kode IGC (International Code for the Construction and Equipment of Ships Carrying Liquefied Gases in Bulk) dan Kode IGF (International Code of Safety for Ships using Gases or other Low-flashpoint Fuels). Amandemen ini bertujuan meningkatkan standar keselamatan bagi kapal yang mengangkut bahan berbahaya, dengan pendekatan teknologi yang lebih aman dan ramah lingkungan.

Capt. Maltus menyatakan dukungan Indonesia terhadap implementasi sukarela amandemen IGC untuk kapal pengangkut gas cair. Menurutnya, regulasi ini penting untuk menjawab tantangan di sektor maritim yang terus berkembang.

Teknologi Kapal Otonom: Standar Keselamatan Harus Mengikuti Perkembangan
Diskusi lainnya juga menyoroti pengembangan kapal otonom yang semakin mendapat perhatian internasional. Capt. Maltus menegaskan bahwa regulasi harus sejalan dengan perkembangan teknologi untuk memastikan keselamatan pelayaran tetap terjaga.

“Ini adalah langkah penting untuk membentuk regulasi yang mencerminkan perkembangan teknologi, sehingga standar keselamatan kapal tetap relevan di era modern,” ujarnya.

Keamanan Maritim: Tangani Ancaman Siber dan Pembajakan
Dalam aspek keamanan, sidang MSC menggarisbawahi urgensi manajemen risiko siber dan penanganan pembajakan di laut. Ancaman siber yang semakin kompleks menuntut koordinasi global dalam mengamankan jalur pelayaran internasional.

“Kami mendukung pembaruan terkait Pedoman Penilaian Keselamatan Formal (FSA) untuk memastikan analisis risiko yang lebih menyeluruh dan akurat,” tegas Capt. Maltus.

Selain itu, Indonesia juga menyoroti pentingnya inisiatif global seperti proyek keamanan pelabuhan yang didanai Uni Eropa dan program kontra terorisme yang didukung PBB. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan keamanan fasilitas pelabuhan dan jalur pelayaran internasional.

Laporan GBS: Kemajuan PT Biro Klasifikasi Indonesia
Indonesia juga melaporkan hasil audit Goal Based Standards (GBS) terhadap PT Biro Klasifikasi Indonesia. Temuan audit ini diterima dengan baik oleh komite, menunjukkan komitmen Indonesia dalam memastikan bahwa klasifikasi kapal memenuhi standar internasional.

Mengokohkan Peran Indonesia di Maritim Global
Sidang MSC ke-109 ini menjadi momentum strategis bagi Indonesia untuk memperkuat posisinya di panggung maritim internasional. Partisipasi aktif dalam diskusi regulasi seperti IGC, IGF, dan isu keamanan maritim tidak hanya melindungi kepentingan nasional, tetapi juga mendorong Indonesia sebagai pelaku utama dalam upaya menjaga keselamatan pelayaran global.

Sebagai negara kepulauan dengan jalur laut strategis, Indonesia memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan bahwa regulasi maritim internasional mencerminkan kebutuhan nyata di lapangan. Dengan teknologi kapal yang semakin canggih, termasuk kapal otonom, regulasi yang relevan dan berbasis pada perkembangan teknologi menjadi kunci bagi keberlanjutan sektor ini.

“Sidang ini bukan sekadar diskusi teknis, tetapi juga cerminan komitmen Indonesia untuk memastikan bahwa keselamatan dan keamanan maritim global terus diperkuat. Ini adalah langkah maju untuk masa depan pelayaran internasional,” tutup Capt. Maltus dengan optimisme.

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Create a new perspective on life

Your Ads Here (365 x 270 area)
Latest News
Categories

Subscribe our newsletter

Purus ut praesent facilisi dictumst sollicitudin cubilia ridiculus.

Home
Search
Explore
Menu
×