Di KTT D-8, Presiden Prabowo Serukan Persatuan dan Kolaborasi Ekonomi Global

Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa Developing Eight (D-8) memiliki potensi transformatif yang luar biasa. Dalam sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-11 D-8 di Istana Kepresidenan New Administrative Capital, Kairo, Mesir, Presiden menyampaikan keyakinannya bahwa D-8 bukan sekadar aliansi ekonomi, melainkan kekuatan global yang mampu mendorong perubahan nyata. Dengan gabungan PDB sebesar USD 4,81 triliun pada tahun 2023, D-8 kini menjadi kekuatan ekonomi terbesar ketiga di dunia. Angka ini, menurut Presiden, adalah bukti bahwa potensi kolektif ini harus dioptimalkan demi kemajuan bersama.

Presiden Prabowo juga menyoroti pentingnya pemanfaatan ekonomi biru sebagai salah satu pilar strategis. Negara-negara anggota D-8, yang memiliki akses unik terhadap sumber daya kelautan dan perairan, dapat menjadikan ekonomi biru sebagai katalisator pertumbuhan yang inklusif. Ini bukan hanya tentang eksploitasi sumber daya, tetapi juga tentang memastikan keberlanjutan dan keseimbangan ekosistem global. Pendekatan ini, menurutnya, dapat menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya di wilayah pesisir yang seringkali terpinggirkan.

Dalam pandangan Presiden, kerja sama melalui perjanjian perdagangan preferensial dan penguatan rantai nilai halal harus menjadi prioritas utama. Ia mendorong pengembangan jaringan ekonomi halal D-8 sebagai langkah konkret untuk meningkatkan daya saing global. Namun, lebih dari itu, Presiden mengajak anggota D-8 untuk melihat organisasi ini sebagai sebuah gerakan global yang mengutamakan inklusivitas, keadilan, dan kesejahteraan bersama. Menurutnya, D-8 harus mampu mengadvokasi tatanan dunia yang lebih adil dan berlandaskan hukum internasional, yang memastikan tidak ada negara yang tertinggal dalam kemajuan.

Sebagai penutup, Presiden Prabowo mengajak para pemimpin negara untuk memanfaatkan D-8 sebagai katalis perubahan positif yang membawa harapan baru bagi dunia. Komitmen Indonesia, tegasnya, adalah untuk terus memperkuat kolaborasi antarnegara dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan semangat optimisme, ia menyatakan bahwa D-8 harus menjadi simbol transformasi dan kerja sama global yang menjunjung tinggi keadilan dan kesejahteraan.

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Create a new perspective on life

Your Ads Here (365 x 270 area)
Latest News
Categories

Subscribe our newsletter

Purus ut praesent facilisi dictumst sollicitudin cubilia ridiculus.

Home
Search
Explore
Menu
×