Bulan Cinta Laut: KKP dan Warga Bersatu Bersihkan Laut Bali dari Sampah

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus mendorong keterlibatan masyarakat pesisir dalam aksi pembersihan laut dari sampah. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui program Bulan Cinta Laut yang melibatkan nelayan tradisional sebagai garda terdepan. KKP juga membagikan berbagai sarana untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan aksi bersih-bersih, menunjukkan komitmen nyata pemerintah terhadap kelestarian lingkungan pesisir.

Pada Minggu (19/1/2025), KKP mengadakan Aksi Bersih Sampah Laut di Pantai Kedonganan, Bali. Dalam kesempatan itu, KKP menyerahkan bantuan berupa satu unit kendaraan roda tiga dan sepuluh unit perahu kano kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Simbar Segara. Aksi ini merupakan hasil kolaborasi lintas kementerian, termasuk Kementerian Lingkungan Hidup, bersama pemerintah daerah. Kolaborasi semacam ini menjadi bukti bahwa masalah sampah laut tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan gotong royong berbagai elemen.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat untuk memahami peran mereka dalam menjaga kebersihan laut. Ia mengungkapkan bahwa program Bulan Cinta Laut dirancang untuk mendorong nelayan membawa kembali sampah logistik mereka saat melaut. Hal ini adalah langkah sederhana, tetapi sangat efektif jika dilakukan secara konsisten. “Masalah sampah laut ini adalah tanggung jawab bersama. Kita harus bergotong royong untuk menyelesaikannya,” ujarnya.

Aksi bersih sampah di Pantai Kedonganan pagi itu melibatkan lebih dari 8.000 orang dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk komunitas lokal, pelajar, mahasiswa, organisasi lingkungan, dan relawan. Kegiatan ini tidak hanya sekadar memungut sampah, tetapi juga mencakup pengumpulan berdasarkan jenis, penimbangan, hingga pengangkutan ke tempat pembuangan akhir. Proses yang terorganisasi ini menunjukkan bahwa dengan kerja sama yang baik, masalah sampah dapat ditangani secara sistematis.

Lebih dari sekadar acara seremonial, Menteri Trenggono berharap kegiatan seperti ini dapat direplikasi di daerah lain di seluruh Indonesia. Setelah aksi bersih-bersih di Kedonganan, KKP bersama Kementerian Lingkungan Hidup, pemerintah daerah, dan lembaga lainnya langsung mengadakan rapat koordinasi untuk membahas strategi penanganan sampah laut di Bali. Langkah ini menunjukkan keseriusan semua pihak untuk tidak hanya mengatasi dampak sampah laut, tetapi juga mencegah akumulasinya di masa mendatang.

Selain manfaat lingkungan yang jelas, kegiatan seperti ini juga menjadi momen edukasi penting bagi masyarakat. Melibatkan pelajar, mahasiswa, dan komunitas lokal berarti menanamkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga kebersihan laut. Aksi ini juga menjadi pengingat bahwa semua orang, dari berbagai latar belakang, dapat memberikan kontribusi nyata untuk melindungi ekosistem pesisir demi masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Create a new perspective on life

Your Ads Here (365 x 270 area)
Latest News
Categories

Subscribe our newsletter

Purus ut praesent facilisi dictumst sollicitudin cubilia ridiculus.

Home
Search
Explore
Menu
×