Sorgum: Alternatif Nasi Kaya Manfaat untuk Ketahanan Pangan Indonesia

Sorgum, tanaman yang termasuk dalam suku graminae, dikenal memiliki batang yang bisa mencapai tinggi hingga 6 meter. Perbungaannya berbentuk malai, dan bijinya yang lebih kecil dari jagung memiliki bentuk bulat atau hampir bulat. Tanaman ini tidak hanya dikenal karena karakteristik fisiknya, tetapi juga karena manfaatnya yang sangat beragam. Sorgum sering disebut sebagai tanaman serbaguna yang bisa dimanfaatkan sebagai pangan, pakan ternak, bahkan bahan baku industri seperti alkohol dan biofuel. Dalam hal pangan, sorgum menempati urutan kelima setelah gandum, jagung, padi, dan jelai, menjadikannya salah satu sumber pangan yang cukup penting.

Secara nutrisi, biji sorgum terbilang kaya akan kandungan gizi. Ia mengandung niasin, thiamin, vitamin B6, zat besi, dan mangan dalam jumlah yang signifikan. Bahkan, kandungan protein, vitamin, dan mineralnya lebih tinggi daripada beras. Nutrisi yang ada pada sorgum ini mirip dengan yang terdapat dalam havermut, yang biasa digunakan dalam oatmeal, menjadikannya pilihan sehat bagi mereka yang ingin menjaga pola makan bergizi. Dalam penelitian yang dilakukan oleh Dr. Mamoudou H Dicko dan tim di Universitas Ouaga, Burkina Faso, disebutkan bahwa sorgum juga mengandung karbohidrat, lemak, kalsium, besi, dan fosfor yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Di Indonesia, sorgum sudah lama dikenal terutama di Jawa, NTB, dan NTT. Di Jawa, tanaman ini dikenal dengan nama Cantel, yang sering ditanam oleh petani sebagai tanaman sela atau tumpang sari dengan tanaman lain. Sorgum memiliki penampilan yang mirip dengan jagung, dengan biji yang berbentuk bulat kecil. Dataran Afrika dipercaya sebagai tempat asal tanaman ini. Meskipun masih terbilang kurang dikenal luas, sorgum mulai mendapat perhatian lebih karena kandungan gizinya yang lebih unggul dibandingkan beras, terutama dalam hal protein, kalsium, zat besi, fosfor, dan vitamin B1.

Selain itu, sorgum juga baik dikonsumsi oleh penderita diabetes karena kandungan gula yang rendah. Tanaman ini juga sangat ideal untuk mereka yang sedang menjalani diet, karena kandungan seratnya yang tinggi dapat memberikan rasa kenyang lebih lama. Keistimewaan lain sorgum adalah manfaatnya yang tidak hanya terbatas pada konsumsi manusia, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai pakan ternak. Batang dan daun sorgum dapat dijadikan pakan sehat bagi berbagai jenis ternak seperti sapi, kambing, dan domba.

Sorgum juga memiliki manfaat lain yang tak kalah menarik. Batangnya, misalnya, bisa diolah menjadi etanol, sementara nira yang dihasilkan dapat dijadikan sirup atau gula. Bahkan, seluruh bagian tanaman sorgum bisa digunakan sebagai bahan baku industri kertas, papan partikel, atau pupuk organik. Keunggulan sorgum yang lain adalah kemampuannya untuk tumbuh di tanah yang kering dan minim unsur hara, bahkan di tanah yang mengandung garam tinggi, seperti di pinggir pantai. Ini semua berkat sistem perakaran sorgum yang dalam dan halus, yang memungkinkan tanaman ini menyerap air secara efisien meski berada di tanah yang kering.

Keunggulan-keunggulan inilah yang membuat sorgum menjadi tanaman yang begitu bernilai, tidak hanya sebagai sumber pangan, tetapi juga sebagai komoditas yang bisa digunakan dalam berbagai sektor lain. Tanaman ini tidak hanya berpotensi untuk meningkatkan ketahanan pangan, tetapi juga mendukung keberlanjutan ekonomi dan pertanian yang lebih ramah lingkungan.

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Create a new perspective on life

Your Ads Here (365 x 270 area)
Latest News
Categories

Subscribe our newsletter

Purus ut praesent facilisi dictumst sollicitudin cubilia ridiculus.

Home
Search
Explore
Menu
×