Malam Penuh Magis! Nginep Budaya 2025

Kegiatan seni tahunan Nginep Budaya kembali digelar pada Sabtu hingga Minggu, 26–27 Juli 2025, dengan mengusung tema “Merayakan Hari Masih Berkarya”. Pada tahun ke-11 penyelenggaraannya, acara ini hadir dengan konsep unik berupa camping budaya di tengah kota, tepatnya di halaman sebuah warung kopi di Kelurahan Latsari, Kabupaten Tuban.

Sebanyak 50 peserta dari enam komunitas teater, sejumlah komunitas seni, dan masyarakat umum turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Konsep baru yang diusung panitia menghadirkan suasana lebih akrab, reflektif, dan dekat dengan kehidupan masyarakat sekitar.

Ketua Yayasan Ruang Seni Pribumi, Siswandi, selaku penyelenggara, menjelaskan bahwa keterbatasan ruang menjadi inspirasi lahirnya pendekatan baru tersebut.

“Tahun ini memang ada pembatasan peserta. Dengan konsep camping di tengah kota, kami ingin menjaga kualitas interaksi antarpeserta sekaligus memanfaatkan ruang yang tersedia secara optimal,” ujarnya, Minggu (26/7/2025).

Ia menambahkan, Nginep Budaya tidak hanya menjadi ruang pertunjukan, namun juga wadah untuk berproses bersama, mengekspresikan diri, dan melakukan refleksi melalui seni. Menurutnya, regenerasi pelaku seni di Tuban harus terus dijaga agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman.

“Anak muda butuh ruang untuk berekspresi dan melepaskan diri sejenak dari rutinitas. Acara seperti ini penting untuk memberi ruang mengenal diri dan memupuk semangat berkesenian,” tambah Siswandi.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta terlibat dalam berbagai aktivitas kreatif seperti diskusi budaya, pentas teater, pertunjukan musik akustik, pembacaan puisi, hingga sesi refleksi malam. Interaksi yang terjalin di bawah tenda, berpadu dengan suasana malam kota Tuban, menciptakan atmosfer hangat dan penuh makna.

Nginep Budaya 11 membuktikan bahwa ruang alternatif bagi seni tetap relevan dan dibutuhkan. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap regenerasi seniman muda, acara ini diharapkan terus menjadi inspirasi bagi pelestarian dan pengembangan seni budaya lokal.

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Create a new perspective on life

Your Ads Here (365 x 270 area)
Latest News
Categories

Subscribe our newsletter

Purus ut praesent facilisi dictumst sollicitudin cubilia ridiculus.

Home
Search
Explore
Menu
×