Antusiasme Ratusan Peserta dalam Bandung Historical Study Games 2024: Jelajahi Jejak Sejarah

Sebanyak 323 peserta, yang terbagi dalam 76 kelompok, tampak penuh semangat saat menjelajahi 10 lokasi bersejarah yang berkaitan erat dengan peristiwa penting di Kota Bandung dan Konferensi Asia Afrika. Mereka semua mengikuti Bandung Historical Study Games (BHSG) 2024 dengan tema “Time Travel Trivia: Exploring Asian-African Solidarity in Bandung” yang diselenggarakan oleh Museum Konperensi Asia Afrika (MKAA) bekerja sama dengan Sahabat Museum KAA (SMKAA) pada Sabtu, 10 Agustus.

Memulai Petualangan dari Gedung Dwi Warna
Sejak fajar belum menyingsing, para peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, pengajar ilmu sejarah, hingga komunitas museum setempat, sudah mulai berdatangan ke Gedung Dwi Warna, titik awal penjelajahan. Gedung bersejarah ini, yang menjadi tempat sidang komite politik, ekonomi, dan kebudayaan Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955, menyimpan jejak perjuangan diplomasi Indonesia dan negara-negara Asia Afrika dalam memperjuangkan kerja sama dan perdamaian dunia.

Kepala Museum Konperensi Asia Afrika, Noviasari Rustam, bersama Kepala Bagian Umum Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Barat, Giri Susilo, secara resmi membuka BHSG 2024. Noviasari mengungkapkan harapannya bahwa kegiatan ini dapat memperkuat pemahaman peserta tentang nilai-nilai KAA, sekaligus merefleksikan Bandung sebagai Ibu Kota Solidaritas Asia-Afrika, sebagaimana tertuang dalam Bandung Message 2015. Kegiatan ini juga diharapkan mampu menjaga dan merawat makna penting dari Semangat Bandung, menjelang peringatan 70 Tahun KAA di 2025.

Jelajah 6 KM Penuh Tantangan
Setelah dilepas oleh Kepala Museum KAA, para peserta BHSG memulai perjalanan sepanjang 6 kilometer, mengunjungi berbagai tempat bersejarah seperti Museum Pos Indonesia, Museum Gedung Sate, Gedung De Driekleur, Taman Dewi Sartika, Gedung DENIS Bank BJB, Gedung YPK, Hotel Grand Preanger, Kantor Pos Besar Asia Afrika, dan menyelesaikan penjelajahan di Gedung Merdeka. Setiap lokasi menantang peserta dengan berbagai permainan, mulai dari kuis tentang KAA, reportase, hingga tantangan foto trivia.

Penutupan di Gedung Merdeka
Petualangan berakhir di Gedung Merdeka, tempat ikonik dan titik akhir dari jelajah BHSG 2024. Penutupan acara diisi dengan penampilan menarik dari Sahabat Museum KAA, permainan board games bertema KAA dari Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) – Fakultas Arsitektur dan Desain Itenas, serta meja informasi oleh Bandung Heritage dan SMKAA.

Komitmen Edukasi dan Pelestarian Sejarah
BHSG 2024 bukan sekadar permainan, melainkan bentuk komitmen dari MKAA untuk mendukung kegiatan edukatif yang juga rekreatif. Ini adalah upaya nyata dalam menyebarluaskan dan menghidupkan kembali nilai-nilai KAA, terutama dalam rangka menyambut peringatan 70 Tahun Konferensi Asia Afrika di tahun 2025.

Dengan mengajak peserta secara langsung ke lokasi-lokasi bersejarah, BHSG 2024 berhasil menghidupkan kembali semangat solidaritas Asia-Afrika yang pernah bergaung di Bandung. Ini bukan hanya soal mengenang masa lalu, tetapi juga menginspirasi generasi muda untuk terus menjaga dan memperjuangkan nilai-nilai kebersamaan dan perdamaian di masa depan. Melalui kegiatan ini, kita diingatkan bahwa sejarah bukan hanya cerita yang tertulis di buku, tetapi juga warisan yang harus terus dirawat dan diwariskan ke generasi berikutnya.

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Create a new perspective on life

Your Ads Here (365 x 270 area)
Latest News
Categories

Subscribe our newsletter

Purus ut praesent facilisi dictumst sollicitudin cubilia ridiculus.

Home
Search
Explore
Menu
×