ASEAN Plus Three: Pilar Stabilitas dan Pertumbuhan Kawasan

Pentingnya APT (ASEAN Plus Three) sebagai jangkar yang kuat dalam menjaga perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran kawasan tidak bisa dipandang sebelah mata. Terdapat dua tujuan utama yang harus terus didorong oleh APT untuk mencapai hal tersebut.

Pertama, APT harus berperan sebagai kontributor positif bagi perdamaian. Dengan pertumbuhan ekonomi ASEAN yang stabil di angka 4,5 persen, ASEAN telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi global. Selain itu, ASEAN juga memiliki populasi terbesar ketiga di dunia, dengan setengah dari jumlah penduduknya adalah kaum muda.

“Namun, semua potensi besar ini tidak akan berarti apa-apa jika perdamaian dan stabilitas tidak dapat dijaga,” ujar Retno.

Dalam konteks ini, para Menteri Luar Negeri ASEAN memberikan apresiasi terhadap komitmen negara-negara Plus Three dalam pertemuan Trilateral yang terus berupaya memupuk dialog untuk menjembatani perbedaan. Negara-negara Plus Three juga mendukung ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP) sebagai platform inklusif di kawasan. Para Menteri Luar Negeri APT sepakat bahwa menjaga perdamaian dan stabilitas merupakan prasyarat utama bagi pertumbuhan kawasan yang tangguh dan berkelanjutan.

Kedua, APT harus menjadi kontributor utama bagi pertumbuhan ekonomi. Menlu Retno menekankan beberapa area kerja sama yang dapat difokuskan oleh APT, termasuk transisi energi, ekonomi digital, pemanfaatan Mega FTA Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), dan kerja sama dalam kerangka AOIP.

“Sebagai kelanjutan dari ASEAN Indo-Pacific Forum yang diselenggarakan pada Keketuaan Indonesia di ASEAN tahun lalu, kalangan bisnis Indonesia yang tergabung dalam ASEAN Business Advisory Council saat ini tengah mempersiapkan pembentukan ASEAN-Indo-Pacific Business Network,” tambah Retno.

Pertemuan APT kali ini menghasilkan Chairman’s Statement yang menekankan pentingnya prinsip saling menghormati dalam menjaga stabilitas dan perdamaian kawasan. Selain itu, terdapat komitmen untuk terus memperkuat ketahanan kawasan, termasuk penguatan rantai pasok dan kolaborasi di sektor keuangan, ekonomi digital, transisi energi, dan pangan. Pertemuan juga sepakat untuk mendorong APT Statement on Strengthening the Connectivity of Regional Industrial and Supply Chains yang akan diadopsi pada pertemuan para Pemimpin APT di KTT bulan Oktober mendatang.


Peran APT sebagai jangkar perdamaian dan stabilitas di kawasan sangat krusial. Dengan mempertahankan dialog yang konstruktif dan inklusif, APT dapat membantu menjembatani perbedaan antar negara dan memperkuat kohesi regional. Selain itu, dengan fokus pada pertumbuhan ekonomi melalui inisiatif seperti transisi energi dan ekonomi digital, APT dapat memastikan bahwa kawasan ini tidak hanya stabil tetapi juga berkembang pesat. Pembentukan jaringan bisnis ASEAN-Indo-Pacific menunjukkan bahwa sektor swasta juga dapat berkontribusi signifikan terhadap kemajuan kawasan. Dengan strategi yang tepat dan komitmen yang kuat, APT memiliki potensi besar untuk menjadi pendorong utama kemakmuran dan stabilitas di Indo-Pasifik.

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Create a new perspective on life

Your Ads Here (365 x 270 area)
Latest News
Categories

Subscribe our newsletter

Purus ut praesent facilisi dictumst sollicitudin cubilia ridiculus.

Home
Search
Explore
Menu
×