Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) telah memilih delapan sekolah model di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim) untuk menerapkan Peta Jalan Pendidikan di wilayah tersebut. Langkah ini diambil sebagai bagian dari persiapan untuk mengimplementasikan program tersebut di seluruh sekolah di wilayah destinasi IKN.
Menurut Direktur Pelayanan Dasar, Suwito, Peta Jalan Pendidikan telah difinalisasi dan saat ini menunggu persetujuan. Sebelum diterapkan di seluruh sekolah di IKN, program ini akan diuji coba terlebih dahulu di sekolah-sekolah model.
Suwito menjelaskan bahwa penyelarasan persepsi diperlukan sebelum program ini diimplementasikan, dan rapat koordinasi tersebut menjadi langkah awal untuk menyusun kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan agar program berjalan lancar.
Otorita IKN menyadari pentingnya peran aktif para peserta dalam mengembangkan pendidikan di wilayah IKN, yang ditujukan untuk menjadi Kota Dunia untuk Semua. Oleh karena itu, partisipasi mereka dalam penyusunan dan implementasi Peta Jalan Pendidikan sangat diharapkan.
Rapat koordinasi ini juga dihadiri oleh para pakar yang telah terlibat dalam penyusunan Peta Jalan Pendidikan, sehingga memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penjelasan dan berdiskusi tentang program tersebut.
Kepala Balai Guru Penggerak Kaltim Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Wiwik Setiawati, melaporkan bahwa kegiatan tersebut dihadiri oleh 145 orang guru, pengawas, dan kepala sekolah dari delapan sekolah di wilayah IKN Kecamatan Sepaku.
Kedelapan sekolah tersebut akan menjadi model untuk implementasi Peta Jalan Pendidikan, yang akan mempersiapkan kedatangan warga peserta didik yang pindah ke wilayah IKN. Ini merupakan sebuah kesempatan yang berharga bagi sekolah dan guru di Sepaku untuk mempersiapkan diri secara khusus dalam menyambut kedatangan peserta didik baru.



