Pada Minggu, 11 Agustus, Festival Jalan Sehat dan Sarapan Bergizi digelar dengan penuh antusiasme, diikuti oleh ratusan peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan seperti PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, SLB, dan SKB/PKBM. Tak hanya siswa, orang tua dan guru dari wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya juga turut ambil bagian dalam acara yang sarat akan pesan kesehatan ini.
“Acara ini adalah bagian dari Gerakan Sekolah Sehat, terutama untuk mempromosikan Sehat Fisik dan Sehat Bergizi, sehingga mendorong setiap satuan pendidikan untuk secara aktif mengimplementasikan konsep 5 Sehat,” kata I Nyoman Rudi Kurniawan, Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Sekolah Menengah Pertama, dalam sambutannya. Nyoman juga menekankan pentingnya kesinambungan dalam kampanye ini. “Harapan kami, implementasi 5 Sehat dapat dilakukan secara luas dan berkelanjutan. Oleh karena itu, upaya kampanye seperti ini harus terus digalakkan kepada seluruh pemangku kepentingan,” tambahnya.
Acara ini tidak sekadar kegiatan fisik biasa. Sebelum memulai jalan sehat, para peserta diajak untuk melakukan Senam Sekolah Sehat dan Senam Kesegaran Jasmani (SKJ), sebagai bentuk pemanasan dan persiapan. Rute jalan sehat mencakup perjalanan dari Gedung A Kemendikbudristek, melalui Jalan Jenderal Sudirman, Bendungan Hilir, hingga Patung Pemuda Membangun, dan kembali ke Gedung A Kemendikbudristek. Setelah itu, para peserta menikmati sarapan bersama, yang menjadi bagian integral dari Festival Jalan Sehat dan Sarapan Bergizi ini.
Selain jalan sehat dan sarapan, kemeriahan acara semakin terasa dengan berbagai lomba permainan tradisional seperti ular naga panjang, engklek, patheng dudu, dan lain-lain. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan aktivitas fisik, tetapi juga melestarikan permainan tradisional yang kaya akan nilai budaya dan kebersamaan. “Alhamdulillah, ini adalah kegiatan yang luar biasa, karena tidak hanya mengenalkan konsep sekolah sehat, tetapi juga memperkuat tubuh dan jiwa kita,” ujar Ulfa, salah satu peserta yang merasa sangat terkesan dengan acara tersebut.
Tak ketinggalan, dalam rangka mengkampanyekan Sehat Bergizi, diadakan pula Lomba Masak Bekal Makanan Sehat dan Menu Kantin Sehat yang melibatkan perwakilan orang tua. Tujuan dari lomba ini adalah mendorong kreativitas orang tua dan warga sekolah dalam menyiapkan bekal yang sehat, bergizi, dan menarik bagi anak-anak. Hasil dari lomba ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi keluarga lain dalam menyusun menu sehat sehari-hari. “Kegiatan ini sangat luar biasa, karena mengajarkan anak-anak untuk memilih makanan bergizi, terutama di era di mana makanan siap saji begitu mudah diakses. Ini adalah edukasi penting bagi mereka untuk mengenali mana makanan yang sehat untuk tubuh,” kata Tatik, seorang peserta yang terlihat antusias mengikuti festival.
Acara pun ditutup dengan pembagian hadiah dan penghargaan kepada para peserta yang berpartisipasi aktif, menandai akhir dari rangkaian kegiatan yang penuh manfaat ini. Ini adalah langkah nyata dalam mempromosikan gaya hidup sehat di kalangan pelajar, serta mendorong mereka untuk menerapkan kebiasaan baik sejak dini.



