Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus memperkuat kerja sama dengan berbagai satuan pendidikan di semua jenjang dalam upaya mengoptimalkan implementasi Gerakan Sekolah Sehat. Salah satu bentuk nyata dari upaya ini adalah Puncak Gala Kreasi Video Gerakan Sekolah Sehat Tahun 2024, yang digelar dengan tema “Sekolah Sehat, Generasi Hebat.”
Acara ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi bagi karya-karya kreatif dari sekolah-sekolah di seluruh Indonesia, tetapi juga bertujuan untuk memperdalam pemahaman seluruh warga sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan mendukung perkembangan siswa secara holistik.
Dalam pernyataannya yang diterima oleh InfoPublik pada Senin, 12 Agustus 2024, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dikdasmen), Iwan Syahril, menegaskan bahwa ajang ini lebih dari sekadar kompetisi. Ini adalah wujud penghargaan bagi sekolah-sekolah yang telah mengimplementasikan prinsip Lima Sehat dengan cara yang inspiratif dan penuh dedikasi.
“Gala Kreasi Video Gerakan Sekolah Sehat 2024 diharapkan bisa menjadi pemicu bagi satuan pendidikan lain untuk lebih semangat dalam menerapkan Gerakan Sekolah Sehat. Selain itu, acara ini juga menjadi wadah untuk saling berbagi praktik terbaik antar sekolah,” ujar Iwan dengan penuh antusias.
Iwan juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada semua satuan pendidikan yang telah berpartisipasi aktif dan secara konsisten menerapkan prinsip Lima Sehat di sekolah masing-masing. Menurutnya, apresiasi ini adalah bentuk penghargaan atas usaha keras dan komitmen setiap sekolah dalam mempromosikan kesehatan dan kesejahteraan siswa.
“Keikutsertaan satuan pendidikan dalam menyampaikan karya video praktik baik ini menunjukkan bahwa kita memiliki niat dan tujuan yang sama untuk mendorong transformasi pendidikan di Indonesia, khususnya melalui Gerakan Sekolah Sehat,” lanjut Iwan, menekankan pentingnya kontribusi seluruh ekosistem pendidikan.
Keberhasilan Gerakan Sekolah Sehat, menurut Iwan, bisa dicapai melalui langkah-langkah sederhana yang dilaksanakan dengan kerja sama seluruh pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan. “Keberhasilan gerakan ini sangat bergantung pada kerja sama dan semangat gotong royong dari seluruh ekosistem pendidikan,” tegasnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Sekolah Menengah Pertama, I Nyoman Rudi Kurniawan, yang juga bertanggung jawab atas acara ini, mengungkapkan kegembiraannya atas peningkatan partisipasi dalam Gala Kreasi Video Gerakan Sekolah Sehat 2024. Tahun ini, partisipasi meningkat secara signifikan, menunjukkan minat dan keterlibatan yang lebih besar dari berbagai satuan pendidikan.
Tercatat sebanyak 3.500 video dikirimkan oleh satuan pendidikan dari berbagai jenjang selama periode 6 Mei hingga 12 Juli 2024. Untuk jenjang PAUD tercatat 393 video, SD sebanyak 991 video, SMP sebanyak 988 video, SMA sebanyak 723 video, SMK sebanyak 223 video, SLB sebanyak 132 video, dan SKB/PKBM sebanyak 50 video.
“Data ini sangat menggembirakan karena menunjukkan peningkatan sekitar 40% dalam jumlah peserta dibandingkan tahun lalu,” jelas Nyoman dengan bangga.
Anak Agung Istri Inten Sukma Pratiwi, perwakilan dari SD 1 Semarapura Kangin, Bali, yang memenangkan kategori Video Terbaik 1 di jenjang Sekolah Dasar, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya.
“Ini adalah pencapaian yang luar biasa bagi saya. Dari 991 video di kategori jenjang SD, terpilihnya video dari sekolah kami sebagai salah satu dari 22 karya terbaik sudah merupakan prestasi besar. Mendapatkan predikat Video Terbaik Pertama adalah kehormatan yang tak ternilai,” ungkap Agung dengan penuh rasa bangga.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang penghargaan, tetapi juga inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk terus mengembangkan kreativitas dalam mempromosikan kesehatan. Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, Gerakan Sekolah Sehat diharapkan dapat terus berkembang, menciptakan generasi masa depan yang lebih sehat dan kuat.



