Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, melalui Pusat Kajian Kebijakan Publik Bisnis dan Industri (PKKPBI), menginisiasi program baru yang disebut ‘Kampoeng Herbal Soerabaja’ untuk memajukan potensi sektor herbal dan menggerakkan ekonomi di wilayah tersebut. Program ini merupakan bagian dari Program Pengabdian Masyarakat (Abmas) di ITS untuk tahun 2024.
Peluncuran program dilakukan dalam acara ‘Opening Pengabdian Masyarakat: Kampoeng Herbal, Ground Breaking Kampoeng Herbal Soerabaja’ pada Minggu (9/6/2024) di Surabaya. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua PKKPBI ITS, Arman Hakim Nasution, dosen-dosen ITS, Tim Pengabdian Masyarakat PKKPBI ITS, mitra kerjasama PKKPBI ITS, dan tokoh masyarakat setempat.
Menurut Ketua PKKPBI ITS, Arman, program Kampoeng Herbal Soerabaja dipilih karena banyak potensi kampung-kampung di Kota Surabaya yang memiliki konsep herbal, tetapi belum menghasilkan pergerakan ekonomi yang signifikan. Melalui program ini, mereka berusaha mengembangkan bisnis ekosistem dengan melibatkan warga lokal dalam penanaman, pembelian bahan baku, dan pengolahan menjadi produk industri atau ekspor.
Arman juga menjelaskan bahwa program ini terinspirasi dari program jamu idol pada era Soeharto yang berhasil menghidupkan industri jamu di daerah-daerah. Implementasi program ini akan dimulai dengan penanaman tanaman herbal melibatkan ibu-ibu warga lokal, sedangkan PKKPBI ITS akan memainkan peran strategis dalam menghubungkan dengan eksportir dan mengatur standar kualitas.
Program ini juga melibatkan partisipasi seluruh perguruan tinggi di Surabaya dan diharapkan dapat menjadi role model bagi daerah lain di Indonesia. Arman berharap program ini dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat dan berpotensi untuk direplikasi di daerah lain.
Selain itu, acara tersebut juga dihadiri oleh pakar herbal senior dari Batu, yaitu Pak Ucuk/Wahyu, dan panelis lainnya seperti Dr. Fatmawati dari Kimia ITS dan pakar marketing produk jamu/kosmetik Cicik, serta praktisi herbal dari Jakarta dan Jawa Timur. Ini menunjukkan dukungan luas dari berbagai pihak terhadap program ini.



