Indonesia Catat Potensi Transaksi Rp427 Miliar di CAEXPO-CABIS 2024: Bukti Daya Saing Produk Nusantara di Pasar Global

Delegasi Indonesia kembali mencuri perhatian di ajang CAEXPO-CABIS 2024 di Nanning, Tiongkok. Dengan potensi transaksi mencapai Rp427 miliar, partisipasi Indonesia kali ini bukan hanya ajang pamer produk, tetapi juga bukti konkret bagaimana produk lokal mampu bersaing dan diminati di pasar internasional. Tiongkok dan ASEAN menjadi pasar penting bagi berbagai produk unggulan Indonesia, terutama sawit berkualitas.

Memasuki Nanning International Convention and Exhibition Center (NICEC), kesan megah langsung terasa. Meski luas lahannya 200.000 meter persegi, sedikit lebih kecil dibandingkan ICE BSD yang mencapai 220.000 meter persegi, lokasinya sangat strategis sebagai penghubung antara Tiongkok dan negara-negara ASEAN. Sebagai pusat kolaborasi ekonomi dan perdagangan regional, NICEC memiliki daya tarik tersendiri, mengalahkan faktor ukuran semata. Pameran ini menjadi panggung penting bagi UMKM Indonesia untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas mereka.

Kisah Sukses UMKM Indonesia di Nanning

Di Commodity Hall D4, dua bersaudara, Titik dan adiknya dari Tioet Valentino, tampil memukau dengan produk aksesori dan fesyen khas Indonesia. Partisipasi mereka bukan hal baru—CAEXPO-CABIS 2024 adalah keikutsertaan mereka yang ke-16! Dari tahun ke tahun, produk mereka berkembang dari sekadar “suvenir kecil” menjadi barang yang dicari oleh konsumen internasional. “Dulu kami hanya membawa aksesori ringan, tapi sekarang produk kami sudah jadi ikon di pameran ini,” ujar Titik bangga. Tahun ini, mereka kembali mencatatkan nilai transaksi yang mengesankan.

Tak kalah menginspirasi, Tiga Ganesha Abadi, UMKM yang fokus pada kerajinan kayu, juga berhasil mencuri perhatian. Liu Yongmei, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat Guangxi, pernah berkunjung ke workshop mereka 11 tahun lalu di Indonesia. Kini, usaha tersebut tumbuh pesat dan diakui pasar internasional, berkat konsistensi dan apresiasi dari berbagai pihak.

Kolaborasi dan Ekspansi Produk Indonesia ke Tiongkok

Bukan hanya kisah individu, Desa Sejahtera Astra juga mencatat kesuksesan besar dengan menandatangani MoU dengan perusahaan Tiongkok untuk ekspor enam komoditas hortikultura unggulan Indonesia, termasuk pisang Cavendish, nanas, buah naga, manggis, alpukat, dan pala. Diproyeksikan, Indonesia mampu mengirim hingga 5.000 kontainer pisang per tahun, dengan tambahan 100 kontainer untuk komoditas lain setiap bulan.

UMKM binaan BUMN seperti Pertamina juga mencatat transaksi senilai Rp2 miliar selama pameran. Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menyebut kolaborasi ini penting untuk memperkuat daya saing UMKM dan kontribusinya terhadap ekonomi nasional.

Selain itu, EXIM Bank dan Maspion turut meramaikan Paviliun Indonesia, bahkan Maspion membawa langsung pemimpin mereka, Alim Markus, ke pembukaan acara. Batik Danar Hadi juga berhasil menarik perhatian dengan koleksi batik elegan yang memikat pengunjung pameran.

Peningkatan Transaksi dan Bukti Potensi Pasar ASEAN-Tiongkok

Peningkatan transaksi tahun ini sangat signifikan dibandingkan CAEXPO-CABIS 2023 yang mencatat potensi Rp106 miliar. Pameran kali ini menunjukkan betapa besar potensi pasar ASEAN-Tiongkok bagi produk Indonesia, terutama bagi pelaku UMKM.

“Kami bangga dengan pencapaian ini. Ini adalah bukti bahwa produk Indonesia memiliki kualitas dan daya saing tinggi,” ujar Mardyana Listyowati, Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan. Dukungan dari Kementerian Perdagangan, BKPM, dan BPDPKS menjadi faktor kunci keberhasilan ini, memperlihatkan betapa pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam membawa produk Indonesia ke panggung internasional.

Kampanye ‘Sawit Baik’ Menarik Perhatian Pengunjung

Tak hanya produk hortikultura dan kerajinan tangan, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) bersama GAPKI juga menampilkan paviliun bertema ‘Sawit Baik’ di City of Charm Hall B2. Kampanye ini bertujuan mempromosikan manfaat positif minyak sawit Indonesia dan mengubah persepsi negatif di pasar internasional.

Berbagai aktivitas menarik di paviliun, seperti demo masak Mi Aceh dengan minyak sawit dan talkshow tentang keberlanjutan industri sawit, berhasil menarik minat pengunjung. Bahkan, beberapa pengunjung mengakui bahwa makanan yang dimasak dengan minyak sawit terasa lebih gurih dan lezat. Kerja sama BPDPKS dan GAPKI juga ditandai dengan penandatanganan MoU bersama Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) untuk memperluas pasar sawit ke Tiongkok.

Puncaknya, pengunjung ikut larut dalam suasana riang saat menari poco-poco bersama. Hal ini membuktikan bahwa pendekatan yang kreatif dan interaktif bisa menjadi alat yang efektif untuk memperkenalkan produk dan budaya Indonesia.

Nanning: Panggung bagi UMKM untuk Berkilau

NICEC bukan hanya menjadi saksi bagi kesuksesan perusahaan besar, tetapi juga menjadi panggung bagi pelaku UMKM untuk menunjukkan bahwa kreasi, inovasi, dan kerja keras mampu menembus batas-batas global. Keberhasilan di CAEXPO-CABIS 2024 menjadi pesan kuat bahwa dengan dukungan tepat, pelaku usaha kecil pun bisa menjadi pemain besar di pasar internasional.

Transaksi senilai Rp427 miliar bukan hanya angka, tetapi refleksi dari potensi luar biasa yang dimiliki produk Indonesia. Ini membuktikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan sektor swasta bisa menciptakan kesempatan emas bagi UMKM. Dengan semakin eratnya hubungan antara ASEAN dan Tiongkok, Indonesia berada di posisi strategis untuk memanfaatkan peluang dan memperkuat posisinya di pasar global.

Kisah sukses di CAEXPO-CABIS 2024 memberikan inspirasi bagi pelaku UMKM lain di tanah air: dengan inovasi dan ketekunan, mereka pun bisa berkiprah di panggung internasional.

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Create a new perspective on life

Your Ads Here (365 x 270 area)
Latest News
Categories

Subscribe our newsletter

Purus ut praesent facilisi dictumst sollicitudin cubilia ridiculus.

Home
Search
Explore
Menu
×