Melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian, bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Abu Dhabi, ikut serta dalam ajang bergengsi Global Rail Transport Infrastructure & Exhibition 2024. Partisipasi ini bertujuan mempromosikan kemampuan Indonesia dalam sektor infrastruktur perkeretaapian sekaligus membuka peluang investasi internasional.
Membangun Jejak Internasional dalam Inovasi Perkeretaapian
Dirjen Perkeretaapian, Mohamad Risal Wasal, menyampaikan bahwa Indonesia membawa sejumlah perusahaan besar dan pemangku kepentingan di sektor kereta api, seperti PT Kereta Api Indonesia (KAI), PT KAI Commuter Indonesia (KCI), PT INKA, PT Len Railway System (LRS), PT Adhikarya, dan PT MRT Jakarta. Kehadiran mereka bertujuan memperkenalkan inovasi terbaru dan menjajaki peluang kolaborasi di tingkat global.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia memiliki kemampuan dan teknologi untuk bersaing di kancah internasional. Fokus kami adalah memperkenalkan inovasi, peningkatan layanan, dan transportasi yang ramah lingkungan serta berkelanjutan,” ujar Risal dalam keterangan pers, Selasa (15/10/2024).
Pesatnya permintaan global akan sistem transportasi modern dan berkelanjutan menjadi momentum tepat bagi Indonesia untuk memperkuat posisinya di pasar internasional. Dengan ikut serta dalam pameran ini, Indonesia juga berupaya memperluas pengaruhnya sebagai pemimpin dalam pengembangan infrastruktur perkeretaapian inovatif.
Pertemuan Bilateral dan Peluang Investasi
Tak hanya berpartisipasi dalam pameran, Risal bersama perwakilan stakeholders juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Energi dan Infrastruktur PEA serta pimpinan Etihad Rail. Dalam pertemuan tersebut, dibahas potensi investasi dan kerja sama yang diharapkan dapat mendukung proyek modernisasi dan pengembangan infrastruktur kereta api di Indonesia.
“Harapan kami, kerja sama ini tidak hanya berakhir di meja diskusi, tetapi juga membawa kontribusi nyata dalam pengembangan perkeretaapian nasional dengan penerapan teknologi dan standar internasional yang lebih maju,” jelas Risal optimis.
Transportasi Kereta Api: Pilar Transportasi Berkelanjutan di Masa Depan
Langkah Indonesia untuk ikut serta dalam pameran ini bukan hanya sebatas promosi, tetapi juga bagian dari strategi memperkuat daya tarik sektor perkeretaapian di mata investor internasional. Transformasi perkeretaapian bukan hanya tentang modernisasi teknologi, tetapi juga soal meningkatkan kualitas layanan yang berfokus pada efisiensi, kenyamanan, dan keberlanjutan lingkungan.
Dengan keterlibatan perusahaan seperti PT INKA yang dikenal sebagai produsen kereta modern, serta PT MRT Jakarta yang berpengalaman dalam pengelolaan transportasi perkotaan, Indonesia semakin siap menjadi pusat inovasi transportasi di Asia Tenggara. Selain itu, kehadiran PT Len Railway System yang fokus pada solusi sistem dan sinyal, menjadi bukti bahwa Indonesia juga mampu mengembangkan teknologi kritis untuk sektor ini.
Kolaborasi yang Menjanjikan Masa Depan Infrastruktur Kereta Api Nasional
Kerja sama dengan negara-negara seperti UEA menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi Indonesia di sektor perkeretaapian global. Tidak hanya membuka peluang investasi, tetapi juga menghadirkan transfer teknologi dan praktik terbaik dari negara maju. Dengan dukungan ini, Indonesia berharap mampu mempercepat pencapaian transportasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan di masa depan.
Ajang seperti Global Rail Transport Infrastructure & Exhibition memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk membangun jaringan dan memperluas pengaruhnya, terutama dalam menghadapi tantangan global di bidang transportasi. Jika kolaborasi ini berjalan dengan baik, dampaknya tidak hanya akan terlihat pada peningkatan kualitas layanan kereta api, tetapi juga pada kesejahteraan masyarakat melalui konektivitas yang lebih baik.
Partisipasi Indonesia dalam acara ini adalah langkah strategis yang tidak hanya menunjukkan kemampuan teknologi, tetapi juga memperkuat diplomasi ekonomi dengan berbagai negara. Sektor perkeretaapian kini bukan sekadar alat transportasi, tetapi juga katalis pembangunan berkelanjutan dan simbol kemajuan nasional.



