Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, menegaskan bahwa pengembangan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata menjadi prioritas pemerintah daerah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi. “Penguatan ekonomi kreatif (ekraf) dan pariwisata adalah fokus utama kami, sebagai upaya untuk memajukan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat,” kata Sugianto dalam pernyataan resminya, Senin (11/11/2024), dikutip dari ANTARA.
Sugianto mengungkapkan, sektor pariwisata Kalimantan Tengah masih menyimpan potensi besar yang bisa didorong untuk memperkuat ekonomi lokal. Ia bertekad untuk memperluas sektor ekonomi di Kalteng agar lebih beragam, sehingga tidak lagi terlalu bergantung pada sumber daya alam, perkebunan, atau tambang.
“Sejak dibangunnya Bundaran Besar Palangka Raya, ikon baru ini berhasil menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara,” tambahnya. Bundaran Besar kini menjadi lokasi strategis bagi berbagai kegiatan seni dan budaya yang diinisiasi oleh Pemprov Kalteng melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar). Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat daya tarik wisata, sekaligus menjadi ajang ekspresi budaya lokal.
Kepala Disbudpar Kalteng, Adiah Chandra, menjelaskan bahwa agenda seni dan budaya kini rutin diadakan hampir setiap minggu di Bundaran Besar, dan antusiasme masyarakat sangat tinggi. Misalnya, pekan lalu, Disbudpar sukses menyelenggarakan “Gelar Seni Budaya Kalimantan Tengah” bersamaan dengan MTQ VII Korpri Nasional di Palangka Raya. Acara yang dimulai pukul 19.00 WIB ini menarik ribuan pengunjung, tak hanya dari Kalteng, tetapi juga dari provinsi lain seperti Kaltim, Kalsel, Sumut, Banten, Jatim, dan Jateng.
Keberhasilan acara ini menunjukkan bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif memainkan peran penting dalam memperkuat ekonomi lokal. Dengan semakin banyaknya event yang diadakan, pemerintah berharap dapat menarik lebih banyak wisatawan, memperkenalkan kekayaan budaya Kalimantan Tengah, serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar. Ini adalah bukti nyata bahwa penguatan sektor pariwisata dan ekraf bisa menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi, memberdayakan masyarakat setempat, dan membawa identitas budaya Kalimantan Tengah ke panggung nasional dan internasional.



