Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza menegaskan pentingnya peran strategis jasa industri sebagai tulang punggung perekonomian nasional saat memperkenalkan Roadmap Pengembangan Jasa Industri 2025-2045. Ia menyatakan bahwa jasa industri tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap, melainkan penggerak utama yang mampu meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan sektor industri. Dengan kontribusi signifikan yang diproyeksikan mencapai 3,06 persen terhadap PDB nasional, Faisol menekankan perlunya strategi matang untuk memperbesar dampak sektor ini. Roadmap ini dirancang sebagai panduan untuk menjadikan jasa industri sebagai “enabler” yang mendukung pengembangan industri secara efektif, efisien, dan terintegrasi.
Jasa industri mencakup enam tahap penting, mulai dari pendirian manufaktur, riset dan desain, hingga layanan purna jual seperti perawatan dan reparasi. Dengan cakupan yang begitu luas, sektor ini menjadi krusial dalam mendukung daya saing dan keberlanjutan sektor manufaktur Indonesia. Faisol mengungkapkan target ambisius untuk meningkatkan kontribusi jasa industri terhadap PDB hingga 6,04 persen pada 2045, memperluas penguasaan pasar domestik, dan menambah tenaga kerja tersertifikasi di sektor ini. Untuk mencapainya, roadmap ini dibagi menjadi empat tahapan strategis, mulai dari pembangunan ekosistem yang sehat hingga menjadikan sektor ini sebagai pemain regional berbasis teknologi dan inovasi.
Meski demikian, tantangan yang dihadapi tidaklah mudah. Faisol menggarisbawahi bahwa persaingan global menuntut inovasi dan penguatan teknologi sebagai prioritas utama. Untuk itu, pemerintah memprioritaskan pembangunan SDM berkualitas dan tersertifikasi, dengan fokus awal pada harmonisasi regulasi serta penciptaan ekosistem yang mendukung. Kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) serta Institut Pertanian Bogor (IPB), menjadi kunci keberhasilan penyusunan roadmap ini. Berbagai langkah strategis seperti diskusi mendalam, wawancara pakar, dan lokakarya telah dilakukan untuk memastikan roadmap ini relevan dan aplikatif bagi kementerian, asosiasi, dan perusahaan jasa industri.
Peluncuran roadmap ini bukan hanya menandai komitmen pemerintah, tetapi juga mengajak semua pihak untuk berkontribusi dalam transformasi sektor jasa industri. Faisol optimistis sektor ini dapat menjadi salah satu pilar kekuatan ekonomi Indonesia di kancah global, mengatasi berbagai tantangan, dan berkontribusi besar dalam pembangunan industri yang tangguh, inovatif, dan berkelanjutan.



