Langkah Maju Menuju Standar Kompetensi Penerjemah Indonesia

Pusat Penguatan dan Pemberdayaan Bahasa (Pustanda) dari Badan Bahasa, Kemendikbudristek, menyelenggarakan Lokakarya Konvensi Nasional Rancangan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (RKKNI) Bidang Penerjemahan di Jakarta pada 24-26 Juli 2024. Acara ini dihadiri oleh 62 peserta dari berbagai kementerian, lembaga, asosiasi profesi, perguruan tinggi, komunitas, dan praktisi.

Pada 24 Juni 2024, hasil verifikasi naskah RKKNI telah disampaikan dalam rapat yang diundang oleh Direktur Bina Standardisasi Kompetensi dan Program Pelatihan, Kementerian Ketenagakerjaan, berdasarkan surat nomor 2/1642/LP.00.00/VI/2024, tanggal 20 Juni 2024. Beberapa usulan perbaikan dihasilkan dari verifikasi tersebut dan telah dibahas dalam rapat lanjutan untuk penyesuaian naskah RKKNI Penerjemahan Teks Umum dan Teks Sastra.

Tujuan utama dari lokakarya ini adalah untuk menghasilkan naskah RKKNI Bidang Penerjemahan (Teks Umum dan Teks Sastra) yang telah diuji oleh para peserta dari berbagai pemangku kepentingan, sehingga dapat diajukan sebagai Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Oleh karena itu, naskah yang telah disusun, diverifikasi, dan disesuaikan perlu diuji materi oleh berbagai unsur terkait.

Lokakarya ini dibuka oleh Kepala Pusat Penguatan dan Pemberdayaan Bahasa, Iwa Lukmana. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya penerjemahan sebagai salah satu satuan kerja pusat di Badan Bahasa. “Penerjemahan dimulai di Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra pada tahun 2021 dan dilanjutkan oleh Pustanda pada tahun 2022,” jelasnya.

Iwa juga menegaskan pentingnya penyusunan dan pengesahan naskah RKKNI Bidang Penerjemahan. “Penerjemah adalah profesi penting yang memerlukan sertifikasi. Oleh karena itu, SKKNI Penerjemah Teks Umum dan Teks Sastra telah dibuat dan KKNI Bidang Penerjemahan harus segera diselesaikan sesuai pedoman yang berlaku. Dengan pendampingan dari Kementerian Ketenagakerjaan, kita berharap dapat menyelesaikan RKKNI ini dengan baik,” tuturnya.

Pustanda telah melaksanakan pengembangan penerjemahan dan penjurubahasaan melalui penyusunan Enam Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Rumpun pertama yaitu Juru Bahasa Lisan (Konferensi dan Kemasyarakatan) disusun pada tahun 2023, sementara tahun ini fokus pada RKKNI Bidang Penerjemahan Teks Umum dan Teks Sastra. Tahun depan, akan dilanjutkan dengan penyusunan RKKNI Juru Bahasa Isyarat Tuli dan Dengar.

Moh. Amir Syarifuddin, Direktur Bina Standardisasi Kompetensi dan Program Pelatihan, menyampaikan bahwa RKKNI diharapkan menjadi KKNI yang dapat digunakan oleh siapa pun. “Ada tiga tipe SKKNI, dan dari 1.110 naskah SKKNI yang ada, baru sekitar 10% atau 116 yang telah menjadi KKNI,” ungkapnya.

Amir menjelaskan bahwa KKNI adalah kerangka penjenjangan kualifikasi kompetensi yang menyetarakan pendidikan, pelatihan kerja, dan pengalaman kerja. “SKKNI dan KKNI adalah pilar dalam pengembangan sumber daya manusia, penting untuk digunakan dalam pendidikan, pelatihan, dan proses sertifikasi,” tambahnya.

Ketua Tim Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional (KKLP) Penerjemahan, Marike Ivone Onsu, menyatakan bahwa enam naskah RKKNI menjadi produk Kemendikbudristek sejak 2021. “Tahun ini, penyusunan KKNI Teks Umum dan Teks Sastra dilakukan, sementara tahun depan akan menyusun RKKNI Juru Bahasa Isyarat,” ujarnya.

Lokakarya dihadiri oleh peserta dari berbagai latar belakang seperti Sekretariat Kabinet Indonesia, Himpunan Penerjemah Indonesia, Direktorat Jenderal Imigrasi, Ditjen Kekayaan Intelektual (Kemenkumham), Badan Siber dan Sandi Negara, EFEO, berbagai universitas, dan praktisi penerjemah. Para peserta mengikuti sidang pleno dan kelompok untuk menyempurnakan naskah RKKNI Bidang Penerjemahan.

Kegiatan ini diharapkan menghasilkan kesepakatan dari seluruh peserta atas naskah RKKNI yang siap diajukan menjadi Keputusan Menteri. Lokakarya ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme penerjemah di Indonesia. Selain itu, para peserta diharapkan mendukung implementasi RKKNI Bidang Penerjemahan di Indonesia, yang akan memberikan manfaat signifikan bagi para penerjemah, pengguna jasa, dunia pendidikan, dan masyarakat umum.

  1. Pentingnya Standarisasi dalam Penerjemahan: Standarisasi dalam penerjemahan sangat penting untuk memastikan kualitas dan profesionalisme penerjemah. Ini memberikan kepercayaan kepada pengguna jasa bahwa mereka menerima layanan berkualitas tinggi yang memenuhi standar internasional.
  2. Sertifikasi Penerjemah: Sertifikasi penerjemah meningkatkan kredibilitas dan daya saing para profesional di bidang ini. Dengan memiliki sertifikat yang diakui, penerjemah dapat menunjukkan kompetensinya dan mendapatkan lebih banyak peluang kerja baik di dalam maupun luar negeri.
  3. Kolaborasi Antar-Pemangku Kepentingan: Keterlibatan berbagai pemangku kepentingan dalam penyusunan RKKNI memastikan bahwa standar yang dihasilkan relevan dan komprehensif. Kolaborasi ini menciptakan kerangka kerja yang holistik, mencakup berbagai aspek penerjemahan dan penjurubahasaan.
  4. Mendukung Pertumbuhan Ekonomi: Dengan adanya penerjemah yang terstandarisasi, komunikasi antarbahasa dan antarbudaya menjadi lebih efektif, mendukung berbagai sektor ekonomi yang bergantung pada penerjemahan, seperti perdagangan internasional, pariwisata, dan diplomasi.
  5. Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pelatihan: Implementasi RKKNI dalam pendidikan dan pelatihan membantu mencetak penerjemah yang kompeten. Hal ini sangat penting untuk memenuhi kebutuhan industri yang terus berkembang dan memastikan lulusan siap kerja.
  6. Pengakuan Kompetensi Kerja: KKNI memberikan pengakuan atas kompetensi kerja yang dimiliki individu berdasarkan pendidikan, pelatihan, dan pengalaman kerja. Ini memberikan penghargaan yang layak bagi para profesional dan memotivasi mereka untuk terus meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka.

Dengan fokus pada kualitas dan profesionalisme, lokakarya ini tidak hanya bermanfaat bagi para penerjemah tetapi juga bagi masyarakat luas yang menggunakan jasa penerjemahan.

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Create a new perspective on life

Your Ads Here (365 x 270 area)
Latest News
Categories

Subscribe our newsletter

Purus ut praesent facilisi dictumst sollicitudin cubilia ridiculus.

Home
Search
Explore
Menu
×