Momentum bersejarah lahir di sektor industri nasional ketika Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza meluncurkan Peta Jalan Pengembangan Jasa Industri 2025–2045. Dalam pertemuan di Kementerian Perindustrian, Jakarta, beliau menegaskan pentingnya menjadikan jasa industri sebagai penggerak utama ekonomi, bukan sekadar pelengkap. Peta jalan ini dirancang untuk mendukung target ambisius pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yaitu pertumbuhan ekonomi 8% dan kontribusi sektor manufaktur sebesar 21,9%. Mengingat jasa industri adalah tulang punggung tersembunyi yang menopang efisiensi sektor manufaktur, langkah ini menjadi sangat strategis. Tanpa jasa industri, daya saing manufaktur Indonesia akan goyah, sebab sektor ini memainkan peran penting mulai dari riset desain hingga logistik dan layanan pascaproduksi.
Mengacu pada RIPIN 2015–2035, jasa industri memiliki peran sebagai enabler yang membuat sektor manufaktur lebih efektif dan terintegrasi. Meskipun kontribusi jasa industri terhadap PDB masih 3,06% pada 2024, pemerintah menargetkan angka ini melonjak dua kali lipat menjadi 6,04% pada 2045. Target tersebut bukan sekadar angka di atas kertas, tetapi sebuah visi besar yang menunjukkan komitmen untuk menjadikan Indonesia pemain utama di sektor ekonomi global. Dengan roadmap yang dirancang melalui empat tahapan strategis, mulai dari harmonisasi regulasi hingga menjadi juara regional berbasis inovasi dan teknologi, pemerintah ingin memastikan bahwa semua pemangku kepentingan bergerak dalam satu arah yang jelas.
Jasa industri bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga transformasi ekonomi. Sektor ini mampu membuka peluang kerja besar-besaran dan melahirkan SDM berdaya saing tinggi. Namun, tantangannya juga tidak kecil. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan akademisi menjadi kunci keberhasilan roadmap ini. Hingga akhir 2024, sektor jasa industri telah menunjukkan tren positif, dengan peningkatan signifikan dalam jumlah SDM bersertifikasi dan ekosistem industri yang terus tumbuh. Roadmap ini memberikan fondasi yang kokoh untuk menjadikan jasa industri sebagai motor penggerak ekonomi yang berkelanjutan, seiring langkah Indonesia menuju panggung global. Optimisme yang disampaikan Faisol Riza bahwa jasa industri adalah kunci transformasi ekonomi patut menjadi semangat bersama untuk mewujudkan visi besar ini.



