Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendorong sekolah-sekolah kedinasan di bawah Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) untuk melakukan pembaharuan agar lebih produktif dan kompetitif dalam aktivitas mereka.
Menurut Menhub, pengajar di sekolah-sekolah tersebut sebaiknya memberikan tugas berbasis kelompok dan digital untuk meningkatkan kreativitas dan kompetitivitas peserta didik. Pendekatan ini diharapkan dapat merangsang keterlibatan aktif peserta didik dalam lingkungan kampus.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Menhub menekankan perlunya kurikulum yang humanis, beretika, dan futuristik di sekolah-sekolah yang berada di bawah naungan BPSDMP. Ini berarti meninggalkan budaya kekerasan yang merugikan dan memperbarui pendekatan pembelajaran.
Menhub juga mengakui bahwa dunia pendidikan di Indonesia telah berubah secara signifikan, dengan beragam silabus yang mencakup topik seperti ekonomi, hubungan antarmanusia, dan bisnis yang kompetitif. Dia menegaskan bahwa peserta didik harus bersaing secara sehat dan siap menghadapi tantangan di masa depan, terutama dalam industri transportasi.
Selain itu, Menhub menyoroti pentingnya pergeseran besar dalam dunia pendidikan, di mana peserta didik harus memperoleh karakter dan keterampilan baru untuk menghadapi tantangan masa depan. Ini menekankan perlunya kesadaran dan kesiapan untuk mereformasi sekolah-sekolah BPSDMP agar sesuai dengan tuntutan zaman.
Dalam acara tersebut, dilakukan juga sesi berbagi dengan narasumber terkait dunia penerbangan, membahas peluang dan tantangan di sektor aviasi. Keberadaan narasumber dari instansi terkait dan dukungan penuh dari berbagai pihak menunjukkan komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah kedinasan di bidang perhubungan.



