Pada International Biology Olympiad (IBO) ke-35 di Astana, yang berlangsung pada Sabtu, 13 Juli 2024, siswa Indonesia berhasil meraih tiga medali perak. Aaron Christian Endrij dari SMAK BPK Gading Serpong, Keisha Rochelline Simorangkir dari SMAN 8 Jakarta, dan Erlangga Dief Putra Hamam dari SMA Al Irsyad Al Islamiyah berhasil mengharumkan nama bangsa dengan prestasi mereka. Selain itu, Samuel Cristian dari SMAN 19 Jakarta juga turut berpartisipasi dalam ajang bergengsi ini.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Kazakhstan dan Tajikistan, M. Fadjroel Rachman, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian tim Indonesia di IBO 2024. “Saya sangat bangga atas prestasi yang ditorehkan Tim Indonesia di IBO 2024. Prestasi ini merupakan bukti bahwa siswa Indonesia memiliki kemampuan untuk bersaing di kancah internasional,” ujarnya di sela-sela acara penutupan dan penyerahan medali.
Lebih lanjut, Dubes Fadjroel menegaskan bahwa pencapaian ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak kekurangan talenta hebat yang siap bersaing di ajang internasional. “Pencapaian prestasi ini juga menunjukkan bahwa Indonesia tidak kekurangan talenta hebat yang siap bersaing di ajang lomba internasional. Hal ini tidak terlepas dari kerja keras para siswa bersama dengan dukungan dari orang tua, guru, tim pembina, serta Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi,” tambahnya.
Ajang IBO ke-35 tahun 2024 diselenggarakan di Gedung Congress Center, Astana, Kazakhstan, dari tanggal 7 hingga 14 Juli 2024, dan diikuti oleh 294 siswa dari 78 negara. Keberhasilan para siswa Indonesia di ajang ini menunjukkan betapa besar potensi dan kemampuan mereka dalam bidang biologi.
Prestasi ini tidak hanya membanggakan, tetapi juga memberikan bukti bahwa dengan bimbingan dan dukungan yang tepat, siswa Indonesia dapat mencapai tingkat kompetisi tertinggi di dunia. Keberhasilan ini juga mendorong kita untuk terus memberikan perhatian dan sumber daya yang memadai bagi pendidikan dan pengembangan bakat di Indonesia. Diharapkan, kemenangan ini menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus berusaha dan berprestasi, serta memotivasi pemerintah dan pihak terkait untuk terus mendukung program-program pengembangan talenta di bidang sains dan teknologi. Dengan demikian, Indonesia bisa terus melahirkan generasi yang siap bersaing dan berkontribusi di kancah internasional.



