Sekretaris Jenderal (Sekjen) KONI Pusat, Tb. Lukman Djajadikusuma, menegaskan bahwa Asian Games XVIII 2018 yang diselenggarakan di Jakarta dan Palembang adalah salah satu pencapaian besar bagi Indonesia dalam sejarah multievent olahraga internasional. Menurutnya, keberhasilan tersebut membuktikan bahwa Indonesia bukan hanya mampu menjadi tuan rumah kompetisi bergengsi tingkat Asia, tetapi juga mampu mengelola acara berskala internasional dengan melibatkan ribuan atlet dan official dari seluruh penjuru benua.
Kesuksesan Asian Games Jadi Contoh Inspiratif untuk Negara Lain
Pernyataan ini disampaikan Lukman saat menjadi pembicara dalam Seoul Olympic Legacy Forum 2024 di Korea Selatan, di hadapan perwakilan dari 22 negara. Ia menekankan bahwa penyelenggaraan di dua kota, Jakarta dan Palembang, merupakan contoh sukses bagaimana koordinasi lintas daerah bisa membawa hasil maksimal.
“Asian Games 2018 adalah kebanggaan Indonesia. Keberhasilan ini menjadi inspirasi untuk penyelenggaraan acara besar di masa depan, terutama yang melibatkan lebih dari satu kota sebagai tuan rumah,” jelas Lukman. Ia juga menekankan pentingnya persatuan, kolaborasi, dan koordinasi dalam mempersiapkan multievent sebesar Asian Games.
Rencana Induk dan Tahapan Operasional Jadi Kunci Utama
Lukman menggarisbawahi bahwa koordinasi yang baik dimulai sejak tahap persiapan dengan menyusun Rencana Induk. Dokumen ini berperan sebagai fondasi yang merangkum konsep dan alur utama untuk setiap venue dan layanan pendukung. “Rencana Induk bukanlah perincian operasional, tetapi menjadi dasar bagi tahapan eksekusi berikutnya,” jelasnya.
Keberhasilan Asian Games 2018, menurut Lukman, menjadi bukti bahwa dengan perencanaan matang dan kolaborasi semua pihak, Indonesia mampu bersaing dan tampil prima di panggung internasional.
Tujuan Asian Games: Lebih dari Sekadar Kompetisi
Tb. Lukman menegaskan bahwa Asian Games 2018 bukan hanya soal prestasi olahraga, tetapi juga menjadi ajang promosi budaya dan gaya hidup sehat. “Selain membuktikan kemampuan Indonesia sebagai tuan rumah, acara ini mempromosikan olahraga sebagai gaya hidup dan mengembangkan infrastruktur olahraga untuk masa depan,” paparnya.
Ia juga menekankan bahwa Asian Games memberikan dampak positif jangka panjang dengan menciptakan warisan berharga bagi generasi mendatang. Semangat ini, menurutnya, adalah bagian dari upaya Indonesia menuju transformasi masyarakat.
Misi Asian Games: Semangat Kolaborasi dan Kreativitas
Dalam forum tersebut, Lukman menyampaikan beberapa misi penting Asian Games 2018, antara lain:
- Merayakan setiap momen dengan kreativitas, sebagai bentuk kemitraan dan pencapaian.
- Menciptakan transformasi menuju masa depan yang mencerminkan aspirasi dan kebanggaan bangsa.
- Menghadapi tantangan dengan semangat positif serta kebanggaan sebagai bangsa besar.
- Mengajak generasi muda berpartisipasi aktif dalam pembangunan bangsa melalui olahraga.
Asian Games 2018: Meninggalkan Warisan Berharga bagi Indonesia
Lukman mengungkapkan bahwa Asian Games 2018 meninggalkan banyak kesan positif, mulai dari akomodasi atlet (Athlete Village) terbaik, konsumsi berkualitas, festival kreatif, hingga upacara pembukaan dan penutupan yang megah. Selain itu, promosi kreatif dan media center yang profesional memperkuat kesan positif di mata internasional.
“Kesuksesan ini memberikan transfer pengetahuan berharga bagi sumber daya manusia lokal. Mereka kini memiliki pengalaman dalam mengelola acara internasional, yang menjadi modal penting bagi pengembangan sport tourism Indonesia,” tegas Lukman.
Venue Bertaraf Internasional: Warisan Berkelanjutan untuk Olahraga Nasional
Asian Games juga meninggalkan venue-venue berkualitas internasional yang saat ini dimanfaatkan untuk pengembangan olahraga prestasi dan rekreasi. Fasilitas tersebut telah digunakan dalam berbagai event nasional dan internasional serta program pembinaan atlet oleh KONI dan induk cabang olahraga.
“Selain mendukung pembinaan atlet, venue ini juga berfungsi sebagai aset penting dalam mendukung sport tourism,” ujar Lukman. Dengan infrastruktur ini, Indonesia semakin siap menjadi tuan rumah acara olahraga besar lainnya, seperti SEA Games, Asian Games mendatang, bahkan Olimpiade.
Asian Games dan Promosi Kota Tuan Rumah
Tb. Lukman juga menyoroti dampak signifikan dari promosi tuan rumah. Jakarta dan Palembang kini selalu diingat sebagai destinasi utama bagi olahraga internasional. “Ini menjadi poin penting bagi investasi di masa depan,” tambahnya. Selain itu, kesuksesan ini meningkatkan daya tarik wisata kedua kota dan memperkuat reputasi Indonesia sebagai destinasi ramah dan berbudaya.
Membangun Sport Tourism dan Masa Depan Cerah untuk Indonesia
Lukman optimis bahwa pengalaman dari Asian Games 2018 akan membuka peluang bagi Indonesia untuk menjadi tuan rumah multievent internasional lain. “Dengan pengalaman ini, kita tidak hanya siap untuk SEA Games atau Asian Games berikutnya, tetapi juga berambisi menjadi tuan rumah Olimpiade di masa mendatang,” ujarnya penuh semangat.
Asian Games 2018 bukan sekadar kompetisi, tetapi langkah strategis untuk mendorong sport tourism dan pembangunan bangsa. Ini adalah bukti bahwa olahraga tidak hanya menjadi ajang prestasi tetapi juga alat transformasi sosial dan ekonomi menuju Indonesia yang lebih maju. Dengan semangat ini, Indonesia siap melangkah lebih jauh menuju Indonesia Emas 2045.
“Setiap event besar memberikan pelajaran. Mari kita jadikan pengalaman ini sebagai modal untuk masa depan dan terus berupaya membawa Indonesia menjadi pusat sport tourism di Asia dan dunia,” pungkas Lukman.



