Di hadapan 50 anggota komunitas akademik dari Universitas Kristen Immanuel (Ukrim) Yogyakarta, Sekretaris Deputi (Sesdep) Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan, Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) Rifky Setiawan, berbagi wawasan tentang potensi ekonomi biru.
Saat menyambut kedatangan para akademisi di Kantor Kemenko Marves, Jakarta, pada hari Rabu (15/5/2024), Sesdep Rifky menjelaskan tentang perubahan paradigma ekonomi di Indonesia. Negara sedang beralih dari ketergantungan pada komoditas mentah, dan beralih ke arah mengoptimalkan nilai tambah melalui proses hilirisasi.
Rifky menegaskan bahwa hilirisasi tidak hanya merangsang investasi yang lebih berkualitas, tetapi juga mendorong industrialisasi, terutama di wilayah Indonesia Timur. Program hilirisasi ini memiliki banyak manfaat positif, salah satunya adalah menciptakan ekosistem yang kompetitif di sektor baterai lithium dan kendaraan listrik (EV).
Kunjungan para akademisi diharapkan dapat menjadi ajang pembentukan generasi yang unggul. Mereka diharapkan tidak hanya menjadi tenaga kerja terampil, tetapi juga menjadi pemimpin masa depan di perusahaan-perusahaan teknologi kelas dunia. Ini merupakan langkah penting dalam memajukan industri dan menghadapi tantangan global di era digital ini.



