Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, melepas ekspor tiga kontainer produk turunan kelapa dari PT Sari Segar Husada (Sungai Budi Group) ke Australia, Tiongkok, Belanda, dan Tanzania dengan nilai sebesar Rp25,3 miliar di Lampung, Sabtu (3/8).
Dalam kesempatan tersebut, Mendag Zulkifli Hasan memberikan apresiasi tinggi kepada PT Sari Segar Husada sebagai eksportir produk kelapa yang terus berinovasi dan melakukan diversifikasi pasar ekspor. Menurutnya, usaha untuk menjangkau pasar global yang lebih luas patut diacungi jempol.
Mendag menegaskan bahwa kegiatan pelepasan ekspor ini adalah wujud dukungan nyata dari pemerintah kepada para pelaku usaha dalam menembus pasar internasional yang potensial. “Ini adalah bukti bahwa Indonesia mampu memberikan nilai tambah pada produk kelapa untuk bersaing di pasar global,” ujar Zulkifli Hasan.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Plt. Sekretaris Jenderal, Suhanto, dan Plt. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Mardyana Listyowati.
Ekspor merupakan strategi yang sangat penting untuk menghadapi ketidakpastian pasar global. Dengan menjangkau berbagai negara, Indonesia tidak hanya meningkatkan pendapatan dari ekspor tetapi juga mengurangi risiko ketergantungan pada satu pasar. Inovasi dalam produk turunan kelapa menunjukkan bahwa perusahaan Indonesia tidak hanya berkompetisi dalam volume, tetapi juga dalam kualitas dan keberlanjutan, yang merupakan kunci untuk bertahan dalam persaingan global yang semakin ketat. Dukungan pemerintah dalam bentuk fasilitasi ekspor dan kebijakan yang mendukung sangat krusial untuk memperkuat posisi produk Indonesia di kancah internasional.



