Alumni IKTE 2024: Pengalaman Berharga untuk Kompetensi dan Inovasi Pendidikan Indonesia

Program Pertukaran Guru Indonesia-Korea (IKTE) 2024 menjadi jembatan bagi para pendidik Indonesia untuk menggali wawasan baru dan mengadopsi inovasi pendidikan dari Korea. Bukan sekadar perjalanan akademik, program ini membuka mata para guru terhadap pendekatan pengajaran yang lebih modern dan efektif. Para alumni, seperti Ihdzar Azizi, M. Jufrianto, dan Uswatun Hasanah, membagikan pengalaman mereka yang membawa dampak nyata bagi dunia pendidikan di Indonesia.

Ihdzar Azizi, guru dari SMAN 2 Mataram, NTB, menuturkan bahwa kesempatan belajar langsung dari sistem pendidikan Korea membuatnya semakin memahami bagaimana sekolah dikelola dengan inovatif. Ia terkesan dengan bagaimana keterlibatan orang tua dapat memperkuat disiplin dan prestasi siswa di sekolah. Menurutnya, pengalaman berinteraksi dengan komunitas belajar di Seoul membantunya melihat pentingnya profesionalisme guru dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih maju.

Hal serupa juga dirasakan oleh M. Jufrianto dari SMAN 3 Takalar. Ia menyaksikan secara langsung bagaimana pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan efektif. Baginya, pembelajaran berbasis teknologi bukan sekadar alat bantu, tetapi juga menjadi strategi untuk meningkatkan daya serap siswa dan mendorong keterlibatan mereka dalam proses belajar. Selain itu, Jufrianto juga menyoroti bagaimana kerja sama antara sekolah dan orang tua di Korea menjadi faktor utama dalam membentuk lingkungan belajar yang kondusif.

Sementara itu, Uswatun Hasanah dari SMPN 22 Surabaya mendapatkan inspirasi dari cara guru-guru Korea menerapkan metode pembelajaran yang aplikatif dan sistematis. Ia melihat bahwa etos kerja yang disiplin tidak hanya diterapkan oleh siswa, tetapi juga oleh para guru, menciptakan lingkungan akademik yang lebih produktif. Salah satu pengalaman yang paling berkesan baginya adalah bagaimana pendidikan multikultural diajarkan dengan pendekatan yang lebih inklusif. Dari sana, ia merasa semakin termotivasi untuk menanamkan nilai toleransi dalam perspektif global kepada murid-muridnya di Indonesia.

Melihat dampak positif yang dirasakan oleh para alumni, Program IKTE 2025 kini hadir dengan peluang yang lebih luas bagi para pendidik Indonesia untuk mengembangkan keterampilan mereka. Tidak hanya meningkatkan kompetensi profesional, program ini juga membuka ruang bagi para guru untuk membangun jaringan global, berbagi pengalaman, dan membawa perubahan nyata di kelas masing-masing. Dengan terus memperkuat kerja sama internasional seperti ini, diharapkan kualitas pendidikan Indonesia semakin selaras dengan standar global dan mampu mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Create a new perspective on life

Your Ads Here (365 x 270 area)
Latest News
Categories

Subscribe our newsletter

Purus ut praesent facilisi dictumst sollicitudin cubilia ridiculus.

Home
Search
Explore
Menu
×