Mudik tak lagi identik dengan kelelahan. PT PELNI (Persero) bersama ID FOOD dan Jasa Raharja menunjukkan bahwa perjalanan laut pun bisa menghadirkan kenyamanan dan kehangatan Lebaran.
Menyambut kedatangan 1.473 pemudik dari Sampit, Kalimantan Tengah, yang tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Kamis (27/3), ketiga BUMN ini menghadirkan layanan istimewa di Posko Mudik Bersama BUMN 2025. Mulai dari pijat refleksi gratis hingga pemeriksaan kesehatan lengkap—semuanya tersedia tanpa dipungut biaya.
“Kami ingin memberikan pengalaman mudik yang tidak hanya aman, tapi juga menyenangkan. Bersama ID FOOD dan Jasa Raharja, kami ingin menunjukkan bahwa BUMN hadir untuk rakyat, terutama dalam momen spesial seperti Lebaran,” ujar Kepala Cabang PELNI Semarang, Agus Supriyanto, yang langsung menyambut kedatangan kapal KM Lawit.
Perjalanan laut sejauh lebih dari 34 jam tentu bukan hal yang mudah. Rasa lelah, pusing, atau pegal-pegal bisa dirasakan siapa saja. Inilah mengapa Posko Mudik BUMN tak sekadar tempat singgah, tetapi juga tempat pemulihan. Pemudik bisa memeriksa tekanan darah, kadar gula, kolesterol, dan jika perlu, mendapatkan obat gratis dari tenaga medis yang disiagakan.
“Biasanya setelah menempuh laut berjam-jam, penumpang butuh relaksasi. Kami hadirkan pijat refleksi gratis. Kalau merasa mual atau pusing, bisa langsung periksa ke posko. Layanan kami lengkap dan semuanya gratis,” tambah Agus.
Tak berhenti di situ, transformasi digital juga dilakukan PELNI demi menghadirkan pengalaman mudik yang praktis dan cepat. Tiket kapal kini bisa dibeli melalui aplikasi PELNI Mobile, website resmi PELNI, serta berbagai platform digital lainnya, seperti mobile banking dari BCA, Mandiri, BNI, BRI, dan jaringan retail seperti Indomaret, Alfamart, serta mitra online seperti Fastpay dan easybook.com.
Kemudahan pembayaran juga menjadi perhatian. Penumpang dapat memilih metode pembayaran melalui BRIVA, BNI Virtual Account, Mandiri Virtual Account, hingga iSaku dan Finpay. Semuanya dirancang agar masyarakat bisa merencanakan mudiknya lebih mudah, tanpa harus antre panjang di loket konvensional.
Sebagai perusahaan pelayaran milik negara, PELNI memiliki peran strategis dalam menyatukan wilayah Indonesia yang luas. Saat ini, PELNI mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 1.359 rute di 511 ruas perjalanan, menghubungkan 74 pelabuhan dari Sabang sampai Merauke.
Tak hanya angkutan penumpang, PELNI juga menjalankan 30 trayek kapal perintis—menjadi satu-satunya akses transportasi laut di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3TP). Kapal-kapal ini singgah di 230 pelabuhan dan melayani ratusan ruas yang menjadi nadi mobilitas masyarakat.
Lebih dari itu, PELNI juga ambil bagian dalam penguatan rantai pasok nasional. Dengan mengoperasikan 8 trayek tol laut dan satu kapal khusus ternak, BUMN ini turut mendorong distribusi logistik yang efisien dan merata, terutama untuk wilayah-wilayah yang selama ini sulit dijangkau.
Langkah sinergis antara PELNI, ID FOOD, dan Jasa Raharja dalam menghadirkan Posko Mudik bukan sekadar program CSR biasa. Ini adalah wujud nyata kehadiran negara dalam momen krusial masyarakat: mudik Lebaran.
Di tengah tingginya mobilitas dan tekanan perjalanan, layanan kemanusiaan seperti ini sangat dibutuhkan. Terlebih, bagi banyak warga di daerah, kapal laut adalah satu-satunya moda transportasi yang terjangkau dan bisa diandalkan.
Dengan memberikan fasilitas gratis yang menyentuh langsung kebutuhan dasar seperti kesehatan dan kenyamanan fisik, BUMN menunjukkan peran lebih dari sekadar entitas bisnis—mereka hadir sebagai mitra rakyat.



