Pada Rabu, 3 Juli, Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor, Arief Wibisono, hadir sebagai narasumber dalam Talkshow RRI yang membahas “Strategi Peningkatan Ekspor IKM/UMKM Sulawesi Tengah” di Palu, Sulawesi Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Arief menjelaskan bahwa pemerintah saat ini fokus pada pengembangan produk, peningkatan kapasitas pelaku usaha, serta perluasan pasar ekspor. Kementerian Perdagangan mendukung inisiatif ini dengan memiliki 44 perwakilan di luar negeri yang siap memberikan informasi pasar ekspor yang dibutuhkan.
Talkshow ini, yang merupakan bagian dari rangkaian acara Sulteng Export Forum, diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah. Acara ini disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube RRI Palu sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam meningkatkan kapasitas ekspor UKM Indonesia.
Acara ini juga dihadiri oleh Plh. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah, Mira Yuliastuti; Manager Perumusan KEKDA BI perwakilan Sulawesi Selatan, Deded Tuwanda Prima; dan pelaku ekspor dari Palu, Handri.
Menariknya, acara ini tidak hanya membahas strategi umum tetapi juga memberikan panduan praktis bagi pelaku UKM tentang cara memanfaatkan dukungan pemerintah. Arief menekankan pentingnya inovasi produk dan adaptasi terhadap tren pasar internasional. “Dengan adanya perwakilan kita di luar negeri, para pelaku usaha bisa mendapatkan informasi berharga tentang permintaan pasar, standar kualitas, dan peluang ekspor yang spesifik,” ujarnya.
Acara ini menegaskan komitmen pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui ekspor dan menunjukkan bahwa sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan institusi keuangan dapat menghasilkan dampak positif yang signifikan. Peningkatan kapasitas ekspor UKM tidak hanya meningkatkan pendapatan tetapi juga membuka peluang kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.



