Perubahan iklim telah menjadi ancaman yang serius bagi kesejahteraan anak-anak dan remaja, memengaruhi kesehatan, pendidikan, dan kehidupan mereka secara keseluruhan. Menyadari kerentanan ini, PREDIKT dan ChildFund Indonesia, bersama dengan mitra internasional seperti KONEKSI dan dukungan Pemerintah Australia, telah mengembangkan edugames inovatif sebagai bagian dari upaya global untuk menghadapi tantangan ini. Edugames tersebut tidak hanya berfungsi sebagai media pembelajaran, tetapi juga sebagai alat pemberdayaan, mengajarkan anak-anak untuk menjadi agen perubahan dalam menghadapi krisis iklim.
Program ini menyoroti pentingnya kolaborasi internasional dan pemanfaatan pengetahuan lokal untuk menciptakan solusi yang inklusif dan berkelanjutan. Edugames yang dikembangkan melalui penelitian ini dirancang dengan pendekatan gamifikasi, memadukan media digital dan nondigital, serta melibatkan anak-anak dengan disabilitas untuk memastikan inklusivitas. Proyek ini juga mencerminkan kolaborasi multidisiplin antara akademisi, pemerintah, sekolah, dan sektor swasta, menciptakan alat pembelajaran yang menarik, menantang, dan mampu mendorong anak-anak untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan dan menghadapi perubahan iklim.
Edugames ini telah diuji di berbagai lokasi, termasuk Jakarta, Kupang, dan Australia, dengan hasil yang menunjukkan bahwa anak-anak tidak hanya tertarik, tetapi juga mulai memahami dan bertindak terhadap isu-isu lingkungan. Kesuksesan edugames ini menjadi contoh bagaimana pendekatan yang inovatif dan inklusif dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan generasi muda terhadap perubahan iklim, menjadikannya sebagai langkah maju dalam pendidikan dan mitigasi bencana.



