Indonesia telah mencapai kemajuan signifikan dalam sektor air dan sanitasi pada tahun 2023, dengan layanan air minum mencakup 92 persen populasi dan sanitasi dasar mencapai 86 persen. Namun, masih ada tantangan yang harus diatasi untuk mencapai target Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 terkait akses air bersih dan sanitasi aman.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya mencapai ketahanan air global. Presiden Jokowi menekankan bahwa kolaborasi adalah kunci untuk melestarikan sumber daya air demi kemakmuran bersama di masa depan.
Dalam konteks SDGs, Indonesia berkomitmen untuk terus meningkatkan akses air bersih dan sanitasi yang aman. Meskipun sudah mencapai angka yang signifikan, upaya lebih lanjut diperlukan untuk memastikan bahwa semua penduduk dapat menikmati akses yang layak terhadap air minum dan sanitasi dasar.
Pentingnya akses air dan sanitasi juga ditekankan dalam Konferensi UN Water, yang menegaskan bahwa ini merupakan hak asasi manusia yang harus dipenuhi. Menteri Basuki mengajak untuk melakukan kolaborasi nyata dan transformatif guna mencapai tujuan global ketahanan air, dengan memperhatikan prinsip keberlanjutan dan keadilan sosial.
Pemerintahan Joko Widodo memprioritaskan pembangunan infrastruktur ketahanan air sebagai bagian penting dari infrastruktur nasional, yang berdampak langsung pada sektor-sektor vital seperti kedaulatan pangan dan energi. Dengan penambahan 61 waduk baru, Indonesia meningkatkan total kapasitas tampungan air menjadi 16,18 miliar meter kubik, yang diharapkan dapat mendukung kebutuhan air dalam berbagai sektor masyarakat.
Peningkatan infrastruktur ini juga berdampak positif pada sektor listrik dan irigasi, dengan proyeksi peningkatan layanan listrik mencapai 6.138 MW pada tahun 2024 dan pengairan dari waduk yang menjangkau 880,1 ribu hektare. Hal ini menunjukkan bahwa ketahanan air bukan hanya menyangkut pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara luas.



