RBI Diluncurkan: Dorong Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Peluncuran Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Bali menjadi langkah penting dalam memperkuat pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Indonesia. Program ini dirancang sebagai wadah kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi perempuan serta anak-anak. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menekankan bahwa tujuan utama RBI adalah memberikan ruang dialog dan aksi nyata yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Diluncurkan serentak di 12 desa yang tersebar di berbagai kabupaten di Bali, termasuk Desa Dawan Klod, Desa Nyalian di Klungkung, hingga Desa Candikusuma dan Desa Belimbingsari di Jembrana, program ini menyasar komunitas lokal secara langsung. Langkah ini menunjukkan pendekatan terdesentralisasi yang berfokus pada kebutuhan spesifik setiap desa, sekaligus mendorong pelibatan aktif masyarakat setempat dalam mendukung pemberdayaan perempuan dan anak.

Program RBI ini merupakan kelanjutan dari inisiatif Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA), yang sebelumnya telah berhasil menjangkau lebih dari tiga ribu desa di seluruh Indonesia. RBI memperluas pendekatan tersebut dengan menambahkan kegiatan berbasis budaya lokal, seperti permainan tradisional yang diadakan oleh relawan desa untuk anak-anak. Pendekatan ini tidak hanya memberikan ruang belajar di luar sekolah, tetapi juga memperkuat identitas budaya sejak usia dini.

Menteri Arifah Fauzi juga menyampaikan bahwa pemberdayaan ekonomi perempuan menjadi salah satu fokus utama dari program ini. Ia berharap perempuan di Indonesia, khususnya di Bali, dapat menjadi lebih mandiri secara ekonomi dan berperan aktif dalam pembangunan desa. Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan akan meningkat, sekaligus memperkuat fondasi sosial yang mendukung tumbuh kembang anak-anak di lingkungan yang sehat dan aman.

Peluncuran program RBI di Bali diharapkan mampu membawa perubahan signifikan dalam upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Arifah menegaskan pentingnya menjadikan momentum ini sebagai langkah awal untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan visi Asta Cita, yakni visi pembangunan 2024-2029 yang berorientasi pada kemaslahatan seluruh bangsa. Ia juga mengundang semua pihak untuk terus berkolaborasi dan memberikan masukan konstruktif demi mengoptimalkan hasil program ini.

Apresiasi terhadap peluncuran RBI juga disampaikan oleh Pj Bupati Klungkung, I Nyoman Jendrika. Ia menilai program ini sebagai bukti nyata perhatian Kemen PPPA terhadap pengarusutamaan gender dan perlindungan anak di wilayahnya. Jendrika menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk menciptakan desa yang aman, harmonis, dan sejahtera bagi seluruh warganya. Peluncuran RBI menjadi simbol komitmen nyata pemerintah daerah bersama masyarakat dalam membangun masa depan yang lebih baik untuk perempuan dan anak-anak.

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Create a new perspective on life

Your Ads Here (365 x 270 area)
Latest News
Categories

Subscribe our newsletter

Purus ut praesent facilisi dictumst sollicitudin cubilia ridiculus.

Home
Search
Explore
Menu
×